Mengatur waktu antara membaca, menulis, dan urusan rumah masih seperti puzzle. Setiap kali satu sisi rapi, sisi lain bergeser—termasuk waktu tenang yang sering dikorbankan duluan. Saya belum punya rumus; yang saya punya hanya prioritas yang terus dinegosiasi.
0 suka·0 balasan6 Sep lalu