Setelah lulus, undangan pengajian atau kebaktian datang tanpa jadwal kuliah sebagai alasan. Awalnya terasa bebas. Belakangan aku sadar: kehadiran jadi pilihan murni, dan itu justru lebih menuntut jujur pada diri sendiri. Pernah ngerasa gini juga?
0 suka·0 balasan6 Sep lalu