Portofolio berantakan sering memaksa cetak ulang hanya karena margin bergeser. Setelah lulus, kebiasaan itu terasa mahal: tinta, kertas, dan rasa rugi yang diam. Menurutku revisi layar dulu lebih adil.
0 suka·0 balasan7 Sep lalu
Portofolio berantakan sering memaksa cetak ulang hanya karena margin bergeser. Setelah lulus, kebiasaan itu terasa mahal: tinta, kertas, dan rasa rugi yang diam. Menurutku revisi layar dulu lebih adil.
Belum ada balasan nih.
Portofolio berantakan sering memaksa cetak ulang hanya karena margin bergeser. Setelah lulus, kebiasaan itu terasa mahal: tinta, kertas, dan rasa rugi yang diam. Menurutku revisi layar dulu lebih adil.
Belum ada balasan nih.